Microlearning sebagai Sumber Kekuatan dalam Bekerja


Riset dari Dresden University of Technology (Jerman) membuktikan bahwa materi pembelajaran yang disampaikan dengan format singkat dan padat (microlearning) 20% lebih banyak diingat dibandingkan dengan materi yang diberikan dalam format panjang (eLearning).Mempelajari materi dalam format panjang dalam satu hari menjadi tidak efektif karena keterbatasan kapasitas manusia untuk berkonsentrasi, serta pengaruh lingkungan saat proses belajar berlangsung.

Berikut perbedaan antara eLearning biasa dan Microlearning.


Metode pembelajaran microlearning dari NAOLEARN memberimu kesempatan untuk menguasai materi yang diberikan melalui format yang pendek, terstruktur, dan disertai aktivitas yang langsung dapat diaplikasikan ke dalam pekerjaan.

Belajar tidak hanya akan menjadi tambahan dalam dunia kerja. Belajar akan menjadi sumber kekuatan dalam bekerja. (Kostochka 2016)
4 views0 comments