Telemarketing Di Dunia Digital


Kondisi pandemi COVID- 19 membuat berbagai bisnis mulai meninjau kembali strategi yang ada untuk beradaptasi dan memperkuat penawaran mereka, serta menemukan cara untuk mengatasi hambatan dan tantangan yang ada

Teknologi membantu menjembatani kesenjangan, mulai dari platform e- commerce, layanan pelanggan otomatis, bot berbasis AI, hingga berbagai aplikasi dan alat yang semakin canggih. Koneksi digital telah menggantikan koneksi manusia kita dan sekarang kita semua menerima aliran pesan yang berkelanjutan dan berinteraksi terus- menerus melalui satu bentuk media, perangkat, atau lainnya.

Dengan ketidakpastian yang sekarang menjadi latar belakang permanen bagi keberadaan kita sehari-hari, bagaimanapun, sangat penting bahwa lonjakan penggunaan teknologi ini tidak menutupi kebutuhan akan kontak manusia yang nyata dan bermakna.

Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita perlu membangun hubungan yang mendukung, baik dalam kehidupan sosial maupun bisnis kita.

Bahkan dengan semua metode yang berbeda untuk menghasilkan prospek seperti pemasaran email dan media sosial, Anda masih perlu berkomunikasi secara manusiawi untuk mencapai sebuah kesepakatan.

Tidak ada yang yang pernah membuat kesepakatan dengan pihak lain tanpa berkomunikasi dengan manusia di ujung telepon yang lain.

Hal ini membuat telemarketing masih menjadi bagian penting di era teknologi seperti sekarang.

“Untuk saat ini, telemarketing tidak dalam bahaya, karena berinteraksi dengan calon prospek terlalu kaku bagi robot dan konsumen jauh lebih nyaman berbicara dengan manusia daripada robot.”

Telemarketing telah menjadi alat pemasaran yang efektif selama berabad-abad, tetapi dengan intrusi pemasaran digital dan kemajuan teknologi, telemarketing telah mengambil kursi belakang.

Banyak stigma mengelilingi telemarketing di dunia saat ini karena perusahaan yang lebih fokus pada jumlah panggilan daripada kualitas panggilan dan penjualan.

Tetapi berkali-kali, telah terbukti bahwa bahkan dengan kehadiran media sosial, mesin pencari, dan alat pemasaran digital lainnya, tidak ada yang dapat mengalahkan nilai yang didorong dari percakapan langsung dengan pelanggan. Pertukaran pribadi seperti itu sangat penting untuk menghasilkan prospek dan melakukan penjualan.

Telemarketer saat ini menggunakan teknologi untuk membuat pekerjaan mereka lebih menarik dan efektif. Itu sebabnya telemarketing diprediksi tidak hanya akan tetap relevan tetapi juga berkembang di tahun-tahun mendatang.

Sumber:

https://ttmc.co.uk/knowledge/articles/how-phone-based-services-can-help-businesses-during-covid-19

https://www.nbcnews.com/news/us-news/era-endless-robocalls-why-telemarketers-persist-n943831

https://www.theoctopustech.com/does-telemarketing-still-have-a-place-in-lead-generation/

https://www.insil.com.au/post/what-is-telemarketing-and-why-its-still-important-in-the-digital-world/

11 views0 comments