Tips Sukses Closing dengan Telemarketing

Updated: Feb 18


Elsa Putri S 20/09/2021


HALO TELEMARKETING!!!

Di masa pandemi seperti ini akan ada beberapa nasabah yang akan menolak penawaran kartu kreditmu dengan berbagai alasan. mulai dari berkurangnya pemasukan, tidak berminat, bahkan ada yang langsung menutup teleponmu ketika kamu mengucapkan kata “telemarketing”. Pada artikel ini kamu akan mengetahui bagaimana tips sukses closing dengan telemarketing.

  1. Berikan Penjelasan

Untuk memberikan rasa aman kepada nasabah yang perlu kamu lakukan adalah menginformasikan keuntungan apa yang akan didapatkan oleh calon nasabah, informasikan dokumen pendukung yang dibutuhkan dan yang akan diserahkan oleh nasabah, informasikan juga kepada nasabah bahwa perusahaan kamu berkerja diawasi OJK sehingga data nasabah aman. nasabah juga akan merasa aman dan yakin jika kamu bertanya “apakah ada informasi lain yang nasabah butuhkan?” dengan mengucapakan kalimat tersebut nasabah akan merasa lebih aman menerima penawaranmu.

2. Berikan Desakan Halus

Teknik ini merupakan teknik klasik dan sering digunakan pada saat melakukan panggilan. namun yang perlu kamu ingat adalah jangan terlalu “agresif” mendesak pelanggan untuk memiliki produk kamu karena akan mengganggu dan memaksa.

Contoh penekanan yang dapat kamu berikan : “penawaran ini tidak ditawarkan ke seluruh customer Pak/Ibu, jika nasabah menerima penawan ini nasabah akan mendapatkan ….” kamu bisa menginformasikan keuntungan dari produkmu.

3. Berasumsi Positif

penggunaan trik ini harus kamu lakukan dengan hati hati, dan hanya gunakan jika nasabah condong positif untuk melakukan pembelian. yang akan kamu asumsikan adalah nasabah telah setuju menerima penawaran yang perlu dilakukan hanyalah kegiatan administrasi.

contoh kalimat yang dapat kamu berikan : “setelah ini prosesnya akan ada petugas lapangan yang akan membuat janji temu dengan customer dan yang akan dilakukan selanjutnya adalah pengisian form …” sesuai proses yang akan dilakukan, sehingga customer dapat mengerti proses selanjutnya.

4. Gali Alasan Pasti

jika nasabah menolak penawaran maka gali lebih lanjut mengenai alasan mereka, sulit bagi nasabah untuk menolak apabila nasabah menceritakan kendala yang mereka miliki. kamu bisa membalikannya dengan menawarkan solusi-solusi lain yang kamu miliki untuk membujuk mereka melakukan pembelian.

5. Akhir dengan Ucapan Positif

walaupun pada akhirnya kamu tidak berhasil melakukan panggilan dengan nada yang positif dan hargai waktu mereka untuk berbicara dengan kamu.

contoh kata yang dapat kamu sampaikan :

“terima kasih banyak telah meluangkan waktunya, semoga Bapak/Ibu dalam keadaan sehat selalu".

28 views0 comments